Pakar Kedokteran Muslim
Ibnu Sina adalah seorang muslim yang lahir di Persia (sekarang Uzbekistan). Ia seorang ilmuan, dokter, dan filsuf. Di dunia barat ia dikenal dengan sebutan Avicenna dan ia juga memiliki gelar "Bapak Kedokteran Modern". Kebanyakan dari kita beranggapan bahwa pada umumnya ilmuan Negara Barat lebih maju, tetapi kenyataannya Ilmuan Islamlah yang terlebih dahulu lebih maju barulah ilmuan Negara Barat mengikuti jejak ilmuan islam setelah mereka menyadari betapa pentingnya ilmu.
1. Penemu teori penularan TBC dan efek penyakit placebo
pertama kali
Ibnu Sina adalah ilmun yang pertama kali mengemukakan teori
penularan virus TBC dan efek placebo. Namun selama berabad-abad teorinya ini
tidak atau belum diterima oleh ilmuan barat. Barulah setelah ditemukannya
mikroskop dunia barat baru menerima teorinya dan baru pada 1960 efek placebo
teori ibnu sina baru diterima kebenarannya setelah mulai majunya teknologi
kedokteran.
2. Pelopor Aroma Terapi
Ibnu sina juga merupakan penemu teknik destilasi uap yang
mengekstrak minyak astri dari herbal dan rempah. Selain itu juga dialah yang
menemukan suatu zat untuk mengkondensasikan uap aromatik. Oleh sebab itu maka
tak heran dia disebut sebagai pelopor aromaterapi.
3. Pertama kali yang berpendapat bahwa pikiran manusia
memengaruhi kondisi fisiknya
Belum lama ini peneliti melakukan penelitian antara kondisi
fisik manusia dan pikirannya. Hasilnya mencengangkan, ternyata pikiran manusia
berpengaruh terhadap kondisi fisiknya. Jadi, apabila ada seorang pasien yang
sakit lalu dokter tersebut memberikan obat yang sama sekali tidak ada hubungan
dengan penyakitnya lalu dokter tersebut mengatakan "ini obat yang sangat
manjur" maka pasien tersebut dapat sembuh. Teori ini baru dibuktikan
sekarang padahal Ibnu Sina telah berpendapat demikian seribu tahun yang lalu.
Ia selalu berpesan kepada muridnya "jangan pernah katakan kepada pasien
bahwa penyakitnya tidak dapat diobati, sesungguhnya sugesti kalian merupakan
obat bagi pasien".
4. Penemu Termometer
Ibnu sina merupakan penemu termometer dan dia selalu
menggunakan termometer tersebut untuk untuk mengukur suhu udara pada setiap
penelitiannya.
5. Orang yang pertama kali menemukan bahwa etanol dapat
membunuh mikroorganisme
Seperti yang kita ketahui etanol sekarang banyak digunakan
dalam dunia kedokteran untuk membunuh mikroorganisme yang dapat menyebabkan
infeksi pada pasien. Ternyata yang pertama kali menemukan manfaat etanol
tersebut adalah Ibnu Sina. Setiap hendak menangani pasien atau meracik obat ia
selalu mencuci tangannya dengan khamr atau alkohol.
Selain penemuan atau kontribusinya bagi dunia tersebut masih
banyak lagi yang tak bisa saya sebutkan satu persatu disini. Ini juga
membuktikan bahwa ilmuan islam telah maju ratusan tahun sebelum ilmuan-ilmuan
barat. Bahkan ilmuan barat yang terkenal banyak mendapat inspirasi dari
karya-karya beliau. Semoga ini dapat memotivasi kita yang seorang muslim untuk
menjadi seorang muslim yang peduli akan ilmu pengetahuan .
Komentar
Posting Komentar