Sang Astronom dan Matematikawan Arab
Tahukah anda bahwa Muslim dahulu kala dikenal sebagai kaum yang mempelopori pembaharuan Ilmu pengetahuan dunia? Tahukah anda banyak penemuan penting yang berasal dari ilmuwan Muslim? Akibat adanya manipulasi sejarah terkait peran Islam bagi kemajuan ilmu pengetahuan dunia, kita saat ini lebih akrab dengan penemuan dari ilmuwan barat ketimbang penemuan dari para ilmuwan Muslim.
Kita perlu untuk menelusuri kembali jejak-jejak eksistensi
para ilmuwan Muslim tersebut, agar kita bisa mengambil motivasi tentang
kejayaan Islam yang mampu selaras dengan kemajuan Ilmu pengetahuan saat itu.
Berikut ini kita akan mengetahui informasi terkait salah seorang penemu Muslim
yang berasal dari Turki, yakni Abu’l Hasan Tsabit bin Qurrah.
Nama lengkap beliau adalah Abu’l Hasan Tsabit bin Qurrah Bin
Marwan Al-Sabi Al-Harrani. Beliau diketahui lahir pada tahun 826 M dan wafat
pada 18 Februari 901 M. Ia adalah seorang astronom dan matematikawan dari Arab,
yang lebih dikenal sebagai Thebit (dalam bahasa latin) oleh dunia barat. Tsabit
lahir di kota Harran, Turki. Ia menempuh pendidikan di Baitul Hikmah, Baghdad
atas ajakan Muhammad Ibn Musa Ibn Shakir. Tsabit menerjemahkan buku Euclid yang
berjudul Elements dan buku Ptolemy yang berjudul Geograpia. Ia juga berperan
untuk menerjemahkan buku-buku Apollonius dan Archimedes.
Al-Sabi Tsabit bin Qurrah Al-Harrani, Nama latinnya Thebit/
Thebith/ Tebit yang merupakan seorang ahli matematika, dokter, astronom dan
penerjemah Islam Golden Age yang tinggal di Baghdad pada paruh kedua abad
kesembilan. Ibnu Qurra membuat penemuan penting dalam aljabar, geometri dan
astronomi. Dalam astronomi, Tsabit dianggap sebagai salah satu dari para
reformis pertama dari sistem Ptolemaic dan dalam mekanika dia adalah seorang
pendiri statika. Penemuan penting lainnya milik Tsabit adalah Jam Matahari yang
digunakan untuk menghitung perbedaan waktu dan membantu menentukan waktu
shalat.
Komentar
Posting Komentar