Awal penemuan teknologi Komputer

 Awal penemuan teknologi Komputer


Komputer mulai diciptakan pada 1820-an. Pada saat itu, ada seorang ahli matematika asal Inggris, yaitu Charles Babbage. Sejak muda, Charles Babbage memang sudah tertarik dalam dunia hitung-hitungan. Kecintaannya pada angka pun dapat terlihat ketika ia memutuskan bekerja sebagai ahli matematika, khususnya di bidang fungsi kalkulus, sejak usianya masih sangat muda, yaitu 20 tahun.


Seiring berjalannya waktu, pada 1820-an, Babbage mulai tertarik pada mesin hitung. Ketika itu, perhitungan menggunakan tabel matematika acap kali tidak luput dari kesalahan. Hal inilah yang mendorong Babbage ingin mengembangkan perhitungan secara mekanik sehingga mampu mengurangi terjadinya kesalahan hitung.

Pada saat itu, Babbage memperoleh inspirasi dari alat hitung bernama abacus atau sempoa yang diciptakan oleh Wilhelm Schickard, Blaise Pascal, dan Gottfried Leibniz. Abacus atau sempoa biasa digunakan untuk menghitung transaksi perdagangan. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan biji-bijian geser yang disusun dalam sebuah rak kecil. Pada 1821, Babbage menyusul dengan menciptakan Difference Engine, yaitu sebuah mesin yang dapat menyusun tabel matematika.

Pada 1832, ketika sedang menyempurnakan mesin itu, Babbage mendapat ide yang jauh lebih baik dan dianggap sanggup menyelesaikan tidak hanya satu jenis, tetapi beragam jenis operasi aritmatika. Mesin buatan Charles Babbage ini diberi nama Analytical Engine, yang menjadi pelopor terbentuknya komputer modern. Analytical Engine telah memiliki karakteristik komputer modern.

Analytical Engine telah memiliki karakteristik komputer modern. Maksudnya, mesin ini sudah memakai punched card, adanya sebuah wadah memori yang berfungsi untuk memasukkan angka dan beberapa komponen dasar komputer lainnya. Berkat keahliannya dalam bidang matematika, Babbage mendapat gelar The Lucasian Chair of Mathematics, sebuah gelar profesor matematika paling bergengsi di dunia dari Universitas Cambridge.


Komentar

Postingan Populer