Sejarah dibalik penemuan Kamera

Sejarah dibalik penemuan Kamera 



Kamera pertama di bumi ditemukan oleh seorang cendekiawan muslim bernama Abu Ali Al-Hasan Ibn Al-Haytham atau disebut Alhazen, pada abad ke 10. Alhazen juga merupakan orang pertama yang mempelajari cara mata bekerja untuk melihat.

Kamera yang dibuatnya pertama kali adalah kamera lubang jarum atau dikenal sebagai kamera obscura, yaitu kamera yang bekerja dengan menggunakan cahaya untuk memproyeksikan gambar pada permukaan datar. Dalam serangkaian percobaan tentang optik, Alhazen menggunakan istilah Al-Bayt Al-Muthlim yang artinya ruang gelap.

Alhazen sendiri tidak pernah menyatakan kalau dirinya adalah penemu kamera pertama, hal tersebut karena ide awal kamera sudah dijelaskan seorang filsuf China bernama Mozi sejak 400 tahun sebelum masehi. Konsep kamera obscura untuk memahami prinsip optik pun sebelumnya telah ditulis oleh seorang Aristoteles.

Tahun 1827, seorang ilmuwan asal Perancis bernama Joseph Nicephore Niepce, mengembangkan gambar fotografi pertama dengan kamera obscura. Inilah yang menjadi cikal bakal gambar fotografi yang bersifat permanen.

George Eastman adalah orang yang berperan dalam merintis penggunaan film fotografi, dimana pembuatan negatif film menjadi awal baru bagi fotografi modern. Dikutip dari buku 1000+ Penemuan Menakjubkan di Dunia, Yusup Somadinata (2016:79),

Setelah penemuan kamera pertama di bumi, evolusi terus berlanjut sampai kamera bisa diletakkan ke berbagai perangkat seperti ponsel, cctv, dan lainnya. Dan kini fotografi bukan menjadi hal yang ekslusif seperti saat pertama kali pertama kamera ditemukan


Komentar

Postingan Populer